Pesan Rosul Kepada Orang Yang Hampir Dicabut Nyawanya.
Suatu ketika datang kepada rosululloh malaikat pencabut nyawa (izrail) dalam rupa seorang laki-laki. Malaikat itu duduk bersama rosul dan menyampaikan sesuatu. Kemudian datanglah seorang sahabat kepada rosululloh, lantas malaikat itu izin pamit dan meninggalkannya. Bertanya sahabat, Ya rosul siapakah gerangan orang itu?. Rosul menjawab, orang itu ialah malaikat pencabut nyawa (izrail), dia datang kepadaku memberitahukan bahwa engkau sebentar lagi akan mati dan aku akan mensholatkanmu. Lalu sahabat itu bertanya, “Berikanlah kepadaku pesan terakhir yang akan menyempurnakan kehidupanku”. Rosulpun menjawab, “Kalau ada majlis ilmu, maka dengarkanlah”.
Sudah menjadi cita-cita setiap orang agar bisa menggapai kebahagiaan hidup di dunia maupun di akhirat. Namun tidak semua orang mengetahui dan menjalankan proses yang harus dilalui untuk menggapai tujuan itu. Untuk itu, artikel ini akan membahas Strategi Pengembangan Diri dengan memahami Hukum Sebab Akibat dan Kekekalan Energi.
Setiap memasuki tahun baru Islam 1 Muharam, sebagian besar umat islam khususnya di Indonesia merayakannya dengan berbagai bentuk kegiatan. Ada yang melakukan qiyamullail, pengajian bersama, berdzikir, dan lain sebagainya. Banyaknya ragam aktivitas ini, tentunya mengusik pikiran kita, apa sih sebenarnya makna dari tahun baru Islam ini? Apa esensi dari hijrah nabi dari Mekah dan Medinah yang menjadi titik tolak perhitungan kalender Islam ini?
Sebentar lagi kita menghadapi tahun baru Islam 1413 H yang bertepatan dengan tanggal 18 Desember 2009. Terkait dengan hal ini, sudah selayaknya kita sebagai umat Islam memaknai tahun baru ini sebagai momentum untuk introspeksi dan perbaikan diri di masa depan. Mari kita bertanya pada diri sendiri, apakah amalan ibadah yang telah kita lakukan selama ini sudah optimal dan sesuai dengan tuntunan Islam? Selanjutnya apa yang akan kita lakukan di masa yang akan datang agar kita menjadi lebih baik lagi.