Pelajaran Penting Tentang Hidup…
Mari kita men-tadabur-i QS Ali Imran 185:
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan“
Ada 4 nilai penting yang bisa kita pahami dan amalkan dari ayat di atas, dalam lingkup kehidupan individu, rumah tangga, bahkan bangsa dan negara. Nilai itu adalah sebagai berikut:
#1. Setiap Diri Manusia Pasti Merasakan Mati
Ayat diatas menyatakan, ‘tiap jiwa akan merasakan mati’. Maksud dari redaksi ini bukanlah sekedar pemberitahuan tentang kematian. Karena kalau hanya pemberitahuan, semua orang sudah mengetahuinya, termasuk orang kafir. Penekanan dari ayat itu adalah apa konsekuensi kita untuk menghadapi kematian, yakni haruslah berusaha mati dengan cara terbaik.
Nabi Musa dan Firaun telah merasakan kematian. Dan kita menginginkan kematian seperti halnya nabi Musa, bukan Firaun. Tidak sedikit manusia saat ini matinya mirip Firaun. Dia baru mengenal Alloh dan taubat saat ajal sudah menjemput, dan tiada berarti di sisi Alloh.
Nabi Muhamad dan abu Jahal pun telah mengalami kematian. Dan kita menginginkan kematian seperti nabi Muhammad. Seluruh kehidupannya diisi dengan ibadah, dakwah, dan jihad, bukan seperti Abu jahal yang hanya mengejar kekuasaan. Abu bakar, Ustman dan Qorun sama-sama diberi karunia harta melimpah. Dan kita menginginkan kematian bukan seperti Qorun. Dia dan kekayaannya mati ditenggelamkan ke bumi.
#2. Sesungguhnya Balasan sempurna tempatnya di hari Qiamat
Balasan yang sempurna, adil dan mutlaq hanya ada di hari qiamat. Aksioma ini sudah cukup jelas dan tidak perlu dipikir panjang. Alloh menyatakan dalam QS al-Fatihah sebagai “Maaliki Yaumiddin” (Raja Hari Pembalasan / Akhirat), bukan raja Dunia. Di dunia ada juga balasan, namun balasannya belum utuh, karena dunia bukanlah negeri balasan. Statusnya hanyalah negeri ujian.
Adakalanya kita bertanya, kenapa orang yang rajin sholat hidupnya miskin, sementara yang jarang sholat hidupnya kaya?. Pertanyaan ini muncul karena kita masih salah persepsi tentang pahala. Seolah-olah pahala di bayar cash dan utuh di dunia. Padahal, sebenarnya pahala yang hakiki hanyalah di akhirat kelak.
#3. Kesuksesan Hakiki Pasti Benar Ukurannya Kalau Sudah Masuk Surga
Dalam ayat di atas, Alloh mengunakan “kata lampau” untuk menyatakan bahwa sukses yang hakiki adalah kalau masuk surga. Padahal kejadian masuk surga belum terjadi (Masa Depan). Ini bermakna sebuah KEPASTIAN yang tidak perlu diragukan lagi kebenarannya. Umumnya, manusia menganggap kesuksesan diukur dengan kekuasaan dan kekayaan semata. Itu semua salah, dunia dan amal sholeh haruslah dibuat sebagai sarana membangun kehidupan akhirat.
Selanjutnya, Alloh menggunakan istilah “juhjiha”, untuk menyatakan “dijauhkan dari neraka”, bukan kata ‘ba’id’ yang umumnya dipakai untuk menyatakan kata ‘jauh’. Ini mengindikasikan, daya tarik neraka sangatlah dahsyat dan luar biasa. Butuh kekuatan lebih untuk menyelamatkan diri dan keluarga dari api neraka.
#4. Kehidupan Dunia Adalah Kesenangan yang Menipu
Ayat diatas di awali dengan kematian dan ditutup dengan kehidupan dunia. Ini memberikan pilihan, apakah kita mau memilih kebahagiaan yang sesungguhnya atau yang menipu. Kehidupan dunia atau akhirat. Alloh menggunakan kata Mata’ untuk mendeskripsikan kehidupan dunia. Yakni, sesuatu yang disenangi manusia, tetapi akan hilang sedikit demi sedikit.
“Resume Pengajian Ahad, 3 Oktober 2010, Mesjid Darussalam Kota Wisata Cibubur, Narasumber: DR. Ahzami Samiun Jazuli MA”
October 11th, 2010 at 5:34 pm
Alhamdulillah cari2 nasehat ketemu website ini, dan artikel ini bagus
October 11th, 2010 at 9:20 pm
Benar2 menggugah hati dan menjadi pelajaran buat saya…salam kenal.
October 13th, 2010 at 4:58 pm
alhamdulillah,terima kasih atas nasihat nasihatnya
October 17th, 2010 at 9:48 pm
terima kasih nasehatnya .
October 18th, 2010 at 8:56 am
semoga bermanfaat
November 11th, 2010 at 9:44 pm
subhannaAllh ,..:) mksch tas artikel,y ..,..
bnyk bngt yg dpat q petik di artikel ini,.. syukran,..^_^
December 1st, 2010 at 5:33 pm
subhaanallah
December 5th, 2010 at 10:53 pm
allhamdulillah… makasih banyak atas nasehatny,, saya berumur 21 thun, saya ingin mendekatkn diri pada allah…….
January 26th, 2011 at 8:36 pm
TERIMA KASIH, HARI JADI TENANG DAN YAKIN
April 17th, 2011 at 1:14 pm
SubhanAllah..
October 11th, 2012 at 9:00 pm
Subhanallah…